Belajar
Glosarium
Istilah pertambangan yang perlu diketahui
Dari HBA dan DMO hingga strip ratio dan JORC, kosakata di balik data di situs ini, dikelompokkan berdasarkan tempat Anda akan menemukannya.
- HBA
- Harga acuan batu bara termal Indonesia, ditetapkan setiap bulan oleh kementerian energi pada spesifikasi kualitas tetap. Benchmark yang dikelola pemerintah, bukan pasar yang diperdagangkan; menjadi acuan royalti dan batas bawah harga domestik.
- HPB
- Harga jual acuan yang dipakai untuk menghitung royalti atas kargo aktual, diturunkan dari HBA dan disesuaikan dengan kualitas batu bara serta syarat pengiriman.
- DMO
- Aturan yang mewajibkan produsen menjual sebagian output-nya di dalam negeri, dengan harga batu bara pembangkit listrik dipatok jauh di bawah benchmark ekspor. Selisih terhadap harga ekspor itulah tempat margin dimenangkan atau hilang.
- HPM
- Harga mineral acuan yang ditetapkan setiap bulan oleh kementerian energi, padanan HBA untuk logam. Menjadi acuan royalti untuk penjualan nikel, tembaga, timah, dan logam lainnya.
- ICI
- Sekelompok penilaian harga untuk batu bara Indonesia pada berbagai pita kalori, salah satu indeks yang dicampur ke dalam HBA.
- Royalti (PNBP)
- Persentase dari penjualan batu bara atau logam yang menjadi hak negara, dikenakan pada harga benchmark. Benchmark yang lebih tinggi menaikkan kewajiban bayar perusahaan tambang, sehingga royalti bergerak seiring HBA.
- Strip ratio
- Berapa banyak batuan penutup yang harus disingkirkan untuk mendapatkan satu unit bijih atau batu bara yang bisa dijual. Rasio yang naik berarti lebih banyak solar dan jam truk per ton, dan menandakan material yang murah dan dangkal mulai menipis.
- Overburden
- Batuan penutup yang berada di atas lapisan batu bara atau badan bijih, biasanya diukur dalam bank cubic metres (bcm). Memindahkannya adalah biaya variabel terbesar dalam tambang terbuka (open-pit).
- Calorific value (CV)
- Energi yang dilepaskan saat batu bara dibakar, dinyatakan dalam kcal/kg. Batu bara dengan CV lebih tinggi meraih harga lebih tinggi karena pembangkit listrik membutuhkan lebih sedikit untuk output yang sama.
- GAR / NAR / ADB
- Basis kadar air tempat nilai kalori dikutip: gross as received, net as received, dan air-dried. Batu bara yang sama terbaca berbeda pada masing-masing basis, jadi selalu periksa basisnya sebelum membandingkan dua perusahaan tambang.
- Cash cost
- Kas yang dikeluarkan untuk memproduksi satu ton, sebelum pembiayaan dan depresiasi. Bandingkan dengan harga jual realisasi untuk melihat seberapa besar ruang aman yang dimiliki perusahaan tambang ketika benchmark turun.
- ASP
- Harga yang benar-benar direalisasikan perusahaan tambang di seluruh kargo dalam satu periode, mencampur penjualan spot dan kontrak. Biasanya tertinggal dari benchmark utama, jadi bandingkan ASP dengan HBA untuk melihat berapa banyak yang benar-benar diraih perusahaan tambang.
- NPI
- Ferronickel berkadar rendah yang dilebur dari bijih laterit Indonesia, bahan baku murah untuk stainless steel. Larangan ekspor bijih mentah mendorong negara ini masuk ke NPI dan bahan kimia battery-grade, alih-alih mengapalkan bijih ke luar negeri.
- Smelter
- Pabrik yang mengubah bijih hasil tambang menjadi logam olahan atau produk antara. Kebijakan hilirisasi Indonesia memaksa bijih melewati smelter domestik alih-alih diekspor mentah, sehingga nilai tambahnya tertahan di dalam negeri.
- Saprolite & limonite
- Dua lapisan dari deposit laterit nikel. Saprolite berkadar lebih tinggi memasok smelter RKEF untuk membuat NPI dan ferronickel; limonite berkadar lebih rendah memasok pabrik HPAL untuk membuat bahan kimia baterai.
- RKEF / HPAL
- Dua jalur pengolahan bijih nikel. Rotary kiln–electric furnace (RKEF) mengubah saprolite menjadi NPI dan ferronickel; high-pressure acid leach (HPAL) mengubah limonite menjadi bahan kimia nikel battery-grade.
- LME
- Bursa global tempat nikel, tembaga, timah, dan logam dasar lain dihargai. Penjualan logam Indonesia mengacu ke LME, sehingga pergerakan harga di sana langsung mengalir ke pendapatan perusahaan tambang.
- JORC Code
- Standar asal Australasia untuk pelaporan publik sumber daya dan cadangan mineral, dipakai luas di industri ini. Menarik garis tegas antara apa yang ditunjukkan geologi dan apa yang bisa ditambang dengan untung.
- Resource
- Material yang diestimasi berada di dalam tanah dengan prospek yang wajar untuk suatu saat diekstraksi, digradasi Inferred, Indicated, atau Measured berdasarkan keyakinan geologi. Ini geologi, belum ekonomi.
- Reserve
- Bagian dari sumber daya Measured atau Indicated yang lolos modifying factors — harga, biaya, recovery, perizinan, metode. Digradasi Probable atau Proved. Inilah yang benar-benar bisa dijual perusahaan.
- Cut-off grade
- Kualitas bijih minimum yang masih layak ditambang pada harga dan biaya saat ini. Angka ini naik ketika harga turun, mengecilkan cadangan tanpa ada perubahan pada geologi di bawah tanah.
- IUP
- Izin usaha pertambangan yang memberi perusahaan hak untuk eksplorasi atau produksi di wilayah konsesi tertentu. Fondasi hukum di balik output setiap perusahaan tambang Indonesia.
- IUPK
- Izin usaha pertambangan khusus yang mencakup wilayah strategis yang dicadangkan negara, sering kali bekas Contract of Work yang dikonversi ke rezim izin. Membawa syarat fiskal dan divestasi yang berbeda dari IUP biasa.
- RKAB
- Rencana kerja dan anggaran tahunan yang harus diajukan dan disetujui oleh perusahaan tambang sebelum berproduksi. Keterlambatan persetujuan RKAB bisa menghambat output bahkan ketika harga sedang kuat.
- Hilirisasi
- Kebijakan Indonesia yang melarang ekspor bijih mentah untuk memaksa pengolahan menjadi produk olahan di smelter dalam negeri. Kebijakan ini mengubah bentuk sektor nikel dan menjadi alasan perusahaan tambang logam membangun smelter alih-alih mengapalkan bijih.
Harga batu bara
Harga Batubara Acuan
Harga Patokan Batubara
Domestic Market Obligation
Harga Patokan Mineral
Indonesia Coal Index
Metrik operasional
Average Selling Price
Nikel & logam
Nickel Pig Iron
London Metal Exchange
Sumber daya & cadangan
Regulasi Indonesia
Izin Usaha Pertambangan
Izin Usaha Pertambangan Khusus
Rencana Kerja dan Anggaran Biaya
Downstreaming
25 istilah·Referensi